
Ketika saya shalat Jum'at pada tanggal 19 Maret 2010, saya berkesempatan untuk mengabdikan momen indah di Mesjid kebanggaan masyarakat Aceh ini. Mesjid ini juga merupakan mesjid yang terindah di Asia Tenggara. Sangat nyaman ketika berada didalamnya, pemandangan didalam mesjid berseni arab. Kita tidak bosan melihatnya, sehingga shalatpun jadi sempurna. Disini saya akan mencoba mengulas sejarah tentang Mesjid raya Baiturrahman, semoga bermanfaat. Mesjid Baiturrahman terletak di pusat kota Banda Aceh. Mesjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu mesjid yang memiliki lembaran sejarah tersendiri. Mesjid Raya Baiturrahman kini merupakan Masjid Negara yang berada di Propinsi Aceh. Mesjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Pada saat itu, Aceh merupakan pusat pendidikan ilmu agama di Nusantara. Banyak pelajar dari berbagai penjuru Nusantara, bahkan dari Arab, Turki, India, dan Persia yang datang ke Aceh untuk menuntut ilmu agama. Mesjid Raya Baiturrahman adalah salah satu simbol keagungan, keberanian dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini merupakan saksi bisu sejarah perjuangan melawan Belanda. Ketika berperang dengan Belanda rakyat Aceh juga menggunakannya sebagai markas pertahanan. Akhirnya, saat terjadi Perang Aceh tahun 1873, masjid ini dibakar oleh tentara Belanda. Pada saat itu, Mayjen Khohler tewas tertembak di dahi oleh pasukan Aceh di pekarangan Masjid Raya. Tempat tertembaknya sang mayjen tersebut kini diabadikan dengan sebuah monumen kecil dibawah pohon ketapang. Enam tahun kemudian, untuk meredam kemarahan rakyat Aceh, pihak Belanda melalui Gubernur Jenderal Van Lansnerge membangun kembali Masjid Raya ini dengan peletakan batu pertamanya pada tahun 1879 dan diselesaikan pada tanggal 27 Desember 1883 dengan kubah tunggal, selanjutnya Mesjid ini diperluas menjadi 3 kubah pada tahun 1935. Terakhir diperluas lagi menjadi 5 kubah (1959-1968). Masjid Raya telah mengalami lima kali renovasi dan perluasan (1879-1993). Demikian sedikit ulasan mengenai sejarah Mesjid Raya Baiturrahman ini... semoga dapat bermanfaat, hati terbawa untuk ingin shalat di mesjid ini. Amin..
gaya x mau sholat atau cuma foto2 aja..........ya aceh kota beriman...tp yang bikin kesal timy miyabi bisa menipu..mui aceh gara2 kontes waria yg terkenal itu
BalasHapusItu stelah shalat Jum'at.. sangat ironis emang kejadian tipu mnipu versi Timi Miyabi VS MUI
BalasHapus